QR order vs self order kiosk: mana yang cocok untuk outletmu?

Tamu memesan dari meja lewat HP setelah scan QR di restoran.

Dua cara self ordering paling populer di Indonesia adalah QR order di meja dan kiosk di depan outlet. Keduanya sama sama mengurangi beban kasir, tapi cocok untuk situasi yang berbeda.

QR order: pesan dari meja

Tamu scan QR di meja, menu terbuka di HP, lalu pesan langsung. Cocok untuk restoran keluarga, kafe dengan banyak meja, dan bar. Kelebihannya: tamu bisa tambah pesanan kapan saja tanpa memanggil pelayan.

Kiosk: pesan di depan

Tamu memesan di layar besar saat baru datang. Cocok untuk kedai kopi, bubble tea, bakery, dan QSR dengan alur pesan lalu ambil. Kelebihannya: tampilan menu besar dengan foto menarik, cocok untuk upsell.

Perbandingan singkat

  • Tempat pesan: QR di meja, kiosk di depan outlet.
  • Perangkat: QR pakai HP tamu, kiosk pakai perangkat outlet.
  • Cocok untuk: QR untuk dine in, kiosk untuk alur pesan dan ambil.
  • Upsell: keduanya bisa menampilkan upsell otomatis di Otter.

Kenapa tidak pakai keduanya?

Di Otter, kiosk Otter Now, web order, Otter App, POS, dan GrabFood semuanya masuk ke antrean dapur yang sama. Kamu tidak perlu memilih, cukup aktifkan kanal yang sesuai dengan tamu kamu.

Mau lihat semua ini jalan di outletmu sendiri? Chat tim Otter lewat WhatsApp, kami siapkan demo sesuai menu dan alur dapurmu.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah tamu harus install aplikasi untuk QR order?

Tidak. Web order Otter terbuka langsung di browser HP.

Baca juga