9 manfaat self ordering untuk kafe dan restoran

Dulu self ordering dianggap gimmick. Sekarang tamu justru mencarinya. Generasi yang terbiasa pesan makanan lewat aplikasi merasa lebih nyaman memilih menu sendiri, tanpa terburu buru, tanpa takut salah sebut.
1. Tamu tidak lagi terburu buru
Di depan kasir, tamu merasa ditunggu orang di belakangnya. Di kiosk, mereka bisa melihat foto menu dan memilih dengan santai.
2. Nilai pesanan lebih besar
Upsell dan bundle muncul otomatis setiap pesanan. Mesin promo Otter dirancang menaikkan rata rata nilai pesanan sekitar 20%.
3. Pesanan lebih akurat
Tidak ada salah dengar. Modifier yang dipilih tamu tercetak persis di tiket dapur.
4. Staf lebih fokus
Kasir bisa dipindah ke dapur atau melayani meja. Itu penghematan sekitar Rp4 sampai 7 juta per bulan per kasir.
5. Antrian lebih pendek
Beberapa tamu bisa memesan bersamaan, jadi jam sibuk tidak lagi jadi jam stres.
6. Promo jalan sendiri
Happy hour, bundle, dan diskon tertentu aktif otomatis sesuai jadwal, tanpa kasir harus ingat.
7. Data pelanggan terkumpul
Dengan CRM dan loyalty, setiap transaksi jadi data. Kamu tahu siapa tamu setia dan apa yang mereka suka.
8. Pembayaran lebih rapi
Tamu bayar langsung dengan QRIS atau kartu. Tidak ada selisih kas karena salah hitung kembalian.
9. Citra outlet lebih modern
Kiosk yang rapi di depan outlet memberi kesan brand yang serius dan siap tumbuh.
Mau lihat semua ini jalan di outletmu sendiri? Chat tim Otter lewat WhatsApp, kami siapkan demo sesuai menu dan alur dapurmu.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa beda self ordering lewat kiosk dan lewat QR?
Kiosk ada di depan outlet untuk tamu yang baru datang. QR ada di meja untuk tamu yang sudah duduk. Di Otter keduanya masuk ke dapur yang sama.
Baca juga
Apa itu self order kiosk? Panduan lengkap untuk restoran dan kafe
Self order kiosk adalah layar sentuh tempat tamu memilih menu, menambah topping, dan membayar sendiri. Pesanan langsung masuk ke dapur. Hasilnya antrian lebih pendek, pesanan lebih akurat, dan kasir bisa dipindah ke pekerjaan yang lebih penting.
Baca artikel →Restoran tanpa antrian: 7 cara mengurai antrian di jam sibuk
Antrian panjang bukan tanda laris, tapi tanda uang yang hilang. Pecah titik pemesanan dengan kiosk dan QR order, kirim tiket otomatis ke stasiun dapur, dan pakai layar pickup supaya tamu tidak menumpuk di kasir.
Baca artikel →Cara meningkatkan omzet restoran tanpa menambah pelanggan
Omzet = jumlah tamu x nilai rata rata pesanan. Menambah tamu itu mahal, menaikkan nilai pesanan jauh lebih murah. Kuncinya upsell yang konsisten, bundle yang menarik, dan tamu yang datang lagi.
Baca artikel →